Selasa, 04 Maret 2014

Cara menghitung waktu lembur/overtime pada Excel

Disini penulis mencoba berbagi untuk penghitungan lembur/overtime pada Ms Excel melanjutkan pembahasan pembulatan waktu.
cara menghitung waktu lembur/overtime pada excel
Dalam pembuatan penghitungan ini diharapkan ada kejelasan penghitungan jumlah lembur/ overtime dalam sehari. Yang mana perusahaan melakukan penekanan pada jumlah lembur karyawan dengan memberikan kebijakan dan persyaratan penghitungan lembur/overtime sebagai berikut:
- karyawan mendapatkan penghitungan penambahan 1jam lembur/overtime bila lebih dari 45menit 
- sistem 5hari kerja dengan lembur / overtime dihitung setelah 8 jam kerja +1jam istirahat atau 9jam ada dikantor
- maksimal lembur kerja 15jam untuk hari biasa
- dikondisikan kantor beroperasi 24jam
- ada 2shift pekerja yaitu shift pagi dimulai jam 8.00  s/d 17.00 dan jam 22.00 s/d 07.00
- mendapatkan uang makan dengan penghitungan bila telah overtime lebih dari 3jam

Menggunakan penggabungan rumus waktu (hour, minute) dan logika (if, >=, <=):

=(IF(E6<=$F$3;"";(IF((IF((MINUTE(E6-$F$3)>=45);(HOUR(E6-$F$3)+1);(HOUR(E6-$F$3))))>=15;15;(IF((MINUTE(E6-$F$3)>=45);(HOUR(E6-$F$3)+1);(HOUR(E6-$F$3))))))))

E6 adalah kolom hasil dari lama kerja karyawan
$F$3  adalah kolom tetap untuk 9jam kerja
45 adalah pembulatan waktu lembur akan bertambah setelah = 45menit
15 adalah batasan waktu maksimal lembur

Hasilnya dapat dilihat pada gambar dan bisa di download untuk contoh Excelnya.

semoga bermanfaat.